Cara menghabiskan tiga hari di Roma pada tahun 2026
Figuring out how to spend three days in Rome in the best way might be challenging. Let’s be real, this city simply has too much to offer that it might be hard to experience it all in a short amount of time. But don’t worry, with our helpful tips, you will be able to see all the essential sights of Rome in the best way. Also, to help you save your time, we did all the research and hand-picked the best tours and tickets for each iconic attraction in Rome.
Tips Berguna untuk Menghabiskan Tiga Hari di Roma
Ada banyak tempat wisata menakjubkan yang wajib Anda kunjungi saat berada di Roma. Dengan tips dan informasi berguna dari kami, Anda akan memiliki kesempatan untuk menjelajahi sebagian besar di antaranya hanya dalam tiga hari!
Pertama-tama, sangat penting untuk memesan tur berpemandu dan tiket atraksi yang ingin Anda kunjungi jauh-jauh hari! Selain itu, kami sangat menyarankan Anda membeli tiket tanpa antre (skip-the-line) daripada tiket biasa. Hal ini akan memungkinkan Anda menghindari kerumunan besar di pintu masuk atraksi dan membuat Anda dapat menikmati kunjungan Anda sepenuhnya.
Disarankan agar Anda memesan tiket Galeri Borghese atau tiket Museum Vatikan satu hingga dua minggu sebelum kedatangan Anda, karena kedua museum tersebut bisa sulit diakses pada musim ramai, terutama jika memesan di menit-menit terakhir.
Apa yang Bisa Dilakukan di Roma dalam Tiga Hari?
Berikut ini adalah pilihan tempat wisata terbaik yang wajib Anda kunjungi selama tiga hari di Roma. Pastikan Anda membaca semua informasi berikut ini dan memesan tur serta tiket Anda terlebih dahulu agar dapat menikmati masa tinggal yang paling menyenangkan di Roma.
HARI PERTAMA DI ROMA
Piazza Navona
Awali rencana perjalanan 3 hari Anda di Roma dengan berjalan-jalan santai di Piazza Navona – salah satu alun-alun paling menawan di Centro Storico (pusat bersejarah kota ini). Begitu Anda menginjakkan kaki di alun-alun ini, air mancur yang megah, monumen, dan suasana artistiknya pasti akan membuat Anda terpesona. Jika Anda ingin menikmati piazza ini tanpa banyak orang di sekitarnya, kami sarankan Anda datang pagi-pagi sekali (sebelum pukul 08.00).
Fontana dei Quattro Fiumi yang mengagumkan, yang dirancang oleh Bernini pada tahun 1651, terletak di tengah alun-alun. Dulu, Piazza Navona menjadi tempat penyelenggaraan acara olahraga dan festival, sedangkan kini menjadi pusat bagi para seniman jalanan, musisi, dan seniman. Jika Anda mengunjungi Piazza Navona pada siang hari, Anda akan dapat menikmati suasana yang semarak dan membeli beberapa lukisan Italia yang menawan dari kios-kios para seniman.
Pantheon
Pantheon adalah salah satu bangunan kuno yang paling terawat dengan baik di Kota Abadi, dan merupakan objek wisata yang wajib dikunjungi saat berada di Roma. Kuil ini awalnya didedikasikan untuk para dewa Roma pagan dan pada akhirnya diubah menjadi gereja Kristen.
Arsitektur Pantheon sungguh memukau, sedemikian rupa sehingga ketika Michelangelo mengunjunginya, ia pernah berkata, “Bukan manusia, melainkan para malaikatlah yang merancangnya.” Untuk memahami maksudnya, cukup berjalanlah melintasi monumen ini dan perhatikan oculus-nya – titik di mana kubahnya terbuka ke langit.
Air Mancur Trevi
Kunjungan Anda ke Roma tidak akan lengkap tanpa mampir ke Air Mancur Trevi – air mancur bergaya Barok terbesar di Kota Abadi dan salah satu objek wisata paling mengagumkan di Italia.
Saat mengunjungi Air Mancur Trevi, ada tradisi terkenal yaitu melemparkan koin ke dalam air sambil membelakangi air mancur. Menurut legenda, melemparkan satu koin berarti Anda akan kembali ke Roma, melemparkan dua koin berarti Anda akan jatuh cinta pada orang Italia yang menarik, dan melemparkan tiga koin berarti Anda akan menikahi orang tersebut.
Meskipun Anda tidak percaya pada mitos ini, koin-koin tersebut digunakan untuk tujuan yang sangat baik. Sekitar satu juta euro dikumpulkan dari air mancur ini setiap tahun untuk disumbangkan ke lembaga amal setempat.
Villa Borghese
Perhentian berikutnya dalam rencana perjalanan Anda di Roma sebaiknya adalah taman terindah di kota ini — Villa Borghese. Jauhi keramaian jalanan di pusat kota bersejarah dan nikmati jalan-jalan santai di dalam taman yang tenang ini. Selain pepohonan dan hamparan rumput hijau, Villa Borghese juga memiliki banyak air mancur dan patung-patung Romawi. Jika Anda ingin menjelajahi semua karya seni yang dipamerkan di galeri ini dengan cara yang paling efisien, kami sarankan untuk membaca tips bermanfaat untuk mengunjungi Galeri Villa Borghese terlebih dahulu.
Setelah berwisata di Galeri Villa Borghese, Anda bisa naik perahu melintasi danau, atau sekadar menikmati suasana santai di salah satu dari banyak bangku yang ada di taman.
Kebun Binatang Roma
Kebun Binatang Roma, yang juga dikenal sebagai Bioparco di Roma, adalah salah satu atraksi paling menarik yang tidak boleh Anda lewatkan saat berkunjung ke Roma! Terletak di dalam taman Villa Borghese, kebun binatang ini dianggap sebagai kebun binatang terbesar di Italia. Terdapat lebih dari 200 spesies hewan di kebun binatang ini yang wajib Anda temukan. Dengan memesan tiket Kebun Binatang Roma, Anda akan dapat melihat reptil, gajah, jerapah, ikan, lemur, dan banyak hewan lainnya di dalam taman ini.
HARI KE-2 DI ROMA
Colosseum
Awali hari kedua dari perjalanan tiga hari Anda di Roma dengan menjelajahi simbol ikonik kota ini — Colosseum yang megah. Dengan sejarah menarik selama hampir 2.000 tahun, landmark ini memberikan gambaran menakjubkan tentang kehidupan orang-orang Romawi kuno.
Colosseum dibangun antara tahun 72 M dan 80 M, dan langsung menjadi amfiteater terbesar di dunia Romawi. Tempat ini merupakan pusat hiburan utama Kekaisaran Romawi.
Tempat ini dapat menampung hingga 50.000 penonton yang menyaksikan gladiator bertarung secara brutal melawan hewan-hewan eksotis dan sesama gladiator di arena. Pertunjukan ini berlangsung selama lebih dari 500 tahun, dan sayangnya, setidaknya satu juta hewan liar serta lebih dari 500.000 orang telah tewas di sini.
Mengikuti tur berpemandu di Colosseum mungkin merupakan cara tercepat untuk masuk dan cara terbaik untuk melihat semua area penting. Jutaan wisatawan mengunjungi Colosseum setiap tahun, dan selalu ada antrean panjang di pintu masuk. Untuk menghindari menghabiskan waktu dalam antrean panjang, kami sangat merekomendasikan untuk membeli tiket Colosseum tanpa antre.
Lihatlah pilihan Tur dan Tiket Colosseum yang telah kami pilihkan secara khusus!
Lewati Garis
Tur Berpemandu Colosseum
Pesan tur berpemandu ini dan temukan simbol kota Roma - Colosseum yang megah. Bersiaplah terpukau dengan kemegahannya saat Anda menjelajahi Forum Romawi dan Bukit Palatine, tempat para kaisar pernah berkeliaran. Biarkan pemandu yang penuh semangat menghidupkan kembali Roma kuno, mengungkap rahasia menarik dari reruntuhannya yang ikonik!
Hindari keramaian
Tiket Lewati Antrean Colosseum
Kunjungi Colosseum dengan tiket masuk tanpa antrean ini. Temui tuan rumah Anda, yang akan memandu Anda ke pintu masuk prioritas untuk akses langsung ke Colosseum. Lengkapi kunjungan Anda dengan menjelajahi reruntuhan kuno Forum Romawi dan mendaki ke Bukit Palatine untuk menikmati panorama Colosseum.
Forum Romawi dan Bukit Palatine
Forum Romawi merupakan pusat utama kehidupan keagamaan, politik, dan sosial pada masa Kekaisaran Romawi. Jika Anda berjalan-jalan di sekitar area ini saat ini, Anda akan dapat melihat reruntuhan yang dulunya merupakan monumen tertua dan paling penting di Roma Kuno, termasuk kuil dan tempat pemujaan. Setelah kejatuhan kekaisaran, Forum ini ditinggalkan, terlupakan, dan terkubur di bawah tanah. Baru pada tahun 1898 tempat ini digali kembali.
Tepat di sebelah Forum Romawi terdapat Bukit Palatine yang indah, yang dianggap sebagai tempat kelahiran Roma. Bukit Palatine menjadi rumah bagi banyak kuil dan lengkungan kuno, namun hal terbaik dari tempat ini adalah pemandangan panorama Colosseum yang menakjubkan yang dapat Anda nikmati dari sana.
Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang situs-situs luar biasa ini, kami sangat merekomendasikan untuk mengikuti Tur Bawah Tanah Colosseum. Anda juga dapat memesan tiket Forum Romawi dan Bukit Palatine serta menjelajahinya sesuai keinginan Anda.
Terme di Caracalla (Pemandian Caracalla)
Jika Anda ingin melihat pemandian umum Romawi kuno, kunjungi Terme di Caracalla, perhentian berikutnya dalam rencana perjalanan tiga hari Anda di Roma. Pemandian Caracalla merupakan salah satu kompleks pemandian termal yang paling penting dan mengesankan pada masa itu.
Orang Romawi sangat menyukai pergi ke pemandian umum; tempat itu adalah tempat favorit mereka untuk bersosialisasi. Terme di Caracalla bukan hanya sekadar pemandian. Selama lebih dari 300 tahun, orang-orang berolahraga di sana, mengunjungi perpustakaan, berjalan-jalan di taman, dan menyembah para dewa di kuil-kuil. Saat ini, Anda hampir tidak dapat melihat apa yang tersisa dari kompleks ini, tetapi kemegahannya masih terpancar jelas melalui reruntuhannya.
Trastevere dan Basilica di Santa Maria
Kawasan Trastevere terkenal dengan gang-gang berbatu yang sempit, rumah-rumah abad pertengahan, dan yang terpenting — restoran-restoran terbaik di seluruh kota. Ada banyak museum dan gereja kecil yang tersembunyi di dalam gang-gang indah Trastevere. Namun, satu tempat yang pasti tidak boleh Anda lewatkan adalah Piazza di Santa Maria – salah satu gereja tertua di Roma dan tempat berdirinya Basilica di Santa Maria.
Basilika Santa Maria dibangun pada abad ke-3 dan bisa dibilang sebagai tempat ibadah Kristen resmi pertama di Roma. Di dalam basilika ini, Anda dapat menemukan banyak lukisan dinding dan mosaik indah dari abad ke-12, serta lukisan-lukisan menakjubkan dan langit-langit berlapis emas.
HARI KE-3 DI ROMA
Kota Vatikan
Pada hari terakhir Anda di Roma, luangkan waktu sebanyak mungkin untuk menjelajahi Kota Vatikan – sebuah negara yang terletak di tengah kota Roma. Vatikan adalah kediaman Paus dan jantung Gereja Katolik Roma. Jika Anda berada di Vatikan saat Natal atau Paskah, Anda akan dapat menyaksikan Paus berpidato dari Lapangan Santo Petrus, yang mengelilingi Basilika Santo Petrus yang terkenal di Vatikan.
Agar waktu Anda di Vatikan benar-benar berkesan, kami sarankan untuk mengunjungi Museum Vatikan terlebih dahulu. Ada banyak harta karun tersembunyi dan ruangan-ruangan menakjubkan di dalam Museum Vatikan. Di antara yang terbaik adalah Ruang-ruang Raphael, Galeri Lampu Gantung, dan Galeri Peta.
Di dalam Museum Vatikan terdapat Kapel Sistina, yang dilukis oleh Michelangelo selama empat tahun penuh. Ada lukisan dinding yang menakjubkan yang menghiasi dinding dan langit-langit kapel ini. Tidak heran jika kapel ini menjadi sangat terkenal!
Tips Penting untuk Mengunjungi Kota Vatikan
- Baca semuatips penting yang perlu Anda ketahui sebelum mengunjungi Kota Vatikan.
- Pesanlah tur berpemandu ke Museum Vatikan jika Anda ingin menjelajahi tempat yang luar biasa ini ditemani oleh pemandu wisata terbaik.
- Jika Anda ingin mengunjungi semua landmark budaya ikonik Vatikan sesuai keinginan Anda, kami sarankan untuk memesantiket gabunganColosseum dan Vatikan.
- Tidak disarankan mengunjungi Kota Vatikan pada hari Senin atau akhir pekan karena pada saat itulah tempat ini paling ramai.
- Masuk ke Museum Vatikan gratis setiap hari Minggu terakhir setiap bulan, tetapi pastikan untuk datang pagi-pagi agar tidak perlu mengantri berjam-jam.
- Sangat penting untuk berpakaian sopan — baik pria maupun wanita diwajibkan menutupi paha, bahu, dan leher.
- Temukan rekomendasitempat makan di Romadari postingan blog kami dan hemat waktu Anda.
Basilika Santo Petrus
Setelah mengunjungi Museum Vatikan yang megah, lanjutkan perjalanan Anda ke Basilika Santo Petrus. Basilika ini merupakan tempat ziarah terpenting dan tersuci dalam Gereja Katolik. Anda akan dapat menyaksikan karya seni yang luar biasa di dalam basilika ini, termasuk patung Pietà karya Michelangelo yang terkenal. Segala sesuatu mulai dari pilar hingga langit-langit gereja ini sungguh memukau dan mengagumkan.
Basilika Santo Petrus adalah tempat ziarah paling suci dan paling penting bagi Gereja Katolik. Di dalam tempat yang luar biasa ini, Anda dapat melihat karya seni yang menakjubkan, termasuk patung Pietà karya Michelangelo yang terkenal. Segala sesuatu di gereja ini, mulai dari pilar hingga langit-langitnya, sungguh memukau dan mengagumkan.
Anda juga dapat menghadiri Misa di Basilika Santo Petrus. Pada hari kerja, Misa diadakan pada pukul 08.30, 09.00, 10.00, 11.00, 12.00, dan 17.00. Pada akhir pekan dan hari libur nasional, Misa diadakan pada pukul 09.00, 11.15, 12.15, 16.00, 16.45, dan 17.30.
Kunjungan Anda ke Basilika Santo Petrus tidak akan lengkap tanpa mendaki ke puncak kubahnya. Sebenarnya, kami sangat menyarankan Anda untuk melakukan pendakian ini sebelum menjelajahi basilika guna menghindari teriknya panas dan antrean panjang yang akan terbentuk di sore hari.
Kubah ini dapat dicapai dengan menaiki 551 anak tangga atau dengan naik lift ke teras dan menaiki 320 anak tangga sisanya. Dari kubah, Anda akan menikmati pemandangan menakjubkan dari Lapangan Santo Petrus yang ikonik dan seluruh kota Roma. Tentunya, ini adalah sesuatu yang tidak boleh Anda lewatkan!
Castel Sant’Angelo
Setelah mengunjungi Basilika Santo Petrus, berjalanlah menyusuri Via della Conciliazione yang terkenal menuju Castel Sant’Angelo yang menakjubkan, perhentian berikutnya dalam rencana perjalanan Anda di Roma. Benteng ini dibangun pada tahun 139 M dan awalnya berfungsi sebagai makam Kaisar Hadrianus. Di benteng ini, Anda dapat melihat ruangan-ruangan tempat Paus pernah tinggal serta menikmati pemandangan kota yang spektakuler dari teras.
Apakah Anda berencana mengunjungi Roma?
Simak tips terbaik dan informasi yang perlu Anda ketahui sebelum mengunjungi Kota Abadi!