
Arsitektur Colosseum
Arsitektur Colosseum
Colosseum adalah bangunan berbentuk elips dengan sumbu pendek 156m, dan sumbu panjang 188m. Tingginya 50 meter, panjang 190 meter, dan lebar 156 meter. Struktur Colosseum dibangun dari beberapa bahan yang berbeda: blok travertine digunakan untuk pilar penahan beban, dan dinding luar, tangga, serta dinding radial dibangun dari balok dan batu bata tufa. Lengkungan dan kubah menopang struktur dengan kokoh. Menurut beberapa perhitungan, Colosseum dapat menampung antara 50.000 hingga 80.000 penonton. Bangunan ini memiliki 80 pintu masuk dan keluar, 76 di antaranya digunakan oleh warga biasa, sementara empat sisanya ditujukan untuk kaisar, otoritas politik dan agama, dan para tokoh utama tontonan.

Colosseum di dalam
Seperti halnya stadion-stadion saat ini, setiap orang yang memasuki Colosseum memiliki tiket yang sesuai dengan nomor di atas salah satu gerbang masuk. Tiket tersebut juga menunjukkan jalur wajib yang mengarah ke tingkatan tempat duduk. Tempat duduk umum (cavea) dibagi berdasarkan kelas sosial. Cavea dibagi menjadi 5 sektor yang dipisahkan oleh koridor. Tempat duduk yang paling dekat dengan arena disediakan untuk para senator. Para ksatria dan kategori sosial lainnya menempati tribun atas, sementara sektor tertinggi, yang juga dikenal sebagai summa cavea, diperuntukkan bagi rakyat jelata. Kompleks ini dirancang tidak hanya untuk mengendalikan kerumunan orang, tetapi juga untuk membuat mereka tetap nyaman. Di sana terdapat 110 air mancur minum dan dua kamar kecil yang cukup besar untuk menampung penonton. Coliseum bahkan memiliki atap yang bisa dibuka. Pada hari-hari yang panas, sebuah tenda yang disebut velarium dibentangkan di atas dek atas untuk menaungi para penonton dari sinar matahari. Velarium ini dioperasikan oleh para pelaut dari Angkatan Laut Romawi yang ditempatkan di sekitar bagian atas arena Colosseum. Lantai Arena terbuat dari kayu yang dilapisi pasir. Di bawah Arena terdapat hypogeum, sebuah jaringan terowongan dan koridor yang luas serta ruang bawah tanah yang masih terlihat sampai sekarang di tengah-tengah konstruksi. Ruang bawah tanah digunakan sebagai ruang untuk gladiator, budak, senjata, peralatan yang dibutuhkan untuk permainan dan kandang untuk hewan. Konstruksi berisi lift yang dioperasikan dengan katrol dan tali yang mengarah langsung ke arena melalui pintu jebakan. Baca lebih lanjut tentang Sejarah Colosseum. Jika Anda ingin membeli tiket Colosseum, kami memiliki penawaran terbaik di sini!
Ingin tahu lebih lanjut? Pesan tur Anda sekarang & dapatkan harga terbaik!
Nikmati tur berpemandu penuh melalui sejarah Koloseum Roma
Lewati garis
Tur Lantai Arena Colosseum
Masuki Colosseum di lantai dasar dan berjalanlah ke lantai Arena melalui gerbang gladiator. Rasakan keseruan berdiri di sana layaknya seorang gladiator sungguhan. Dengan akses prioritas, Anda dapat mengakses tingkat kedua dan belajar tentang kehidupan Romawi kuno dan pertarungan gladiator selama tur yang mendebarkan ini.
Lewati Garis
Tur Berpemandu Colosseum
Pesan tur berpemandu ini dan temukan simbol kota Roma - Colosseum yang megah. Bersiaplah terpukau dengan kemegahannya saat Anda menjelajahi Forum Romawi dan Bukit Palatine, tempat para kaisar pernah berkeliaran. Biarkan pemandu yang penuh semangat menghidupkan kembali Roma kuno, mengungkap rahasia menarik dari reruntuhannya yang ikonik!

Bangunan Pendukung
Ada banyak bangunan lain di sekitar Colosseum yang terkait dengan permainan. Di sisi timur terdapat sekolah pelatihan yang terkenal untuk para gladiator, yang disebut Ludus Magnus. Sekolah ini terhubung dengan Amfiteater dengan koridor bawah tanah untuk memudahkan akses para gladiator. Beberapa sekolah lain juga ditempatkan di area yang sama: Ludus Matutinus - sekolah pelatihan untuk para pejuang dan hewan, sekolah Galia, dan Sekolah Dacian. Beberapa bangunan pendukung lain di dekatnya adalah Spoliarium, tempat di mana mayat para gladiator yang telah meninggal dibuang. Armamentarium yang digunakan untuk menyimpan senjata, Summum Choragium, tempat penyimpanan mesin dan Sanitarium, yang digunakan untuk merawat gladiator yang terluka.
Tahukah Anda bahwa Kaisar Julius Caesar yang terkenal tidak pernah menginjakkan kakinya di dalam Arena
Pesan Tur Colosseum kami sekarang dengan harga spesial dan biarkan kami menceritakan lebih banyak kisah menarik!
Penawaran Waktu Terbatas
Tur Bawah Tanah Colosseum
Jelajahi area tersembunyi di Colosseum dengan Tur Bawah Tanah yang unik ini. Dapatkan akses ke bagian yang tidak tersedia dengan tiket standar. Telusuri koridor-koridor tempat para gladiator biasa memasuki area bawah tanah. Di bawah sana, Anda akan menemukan ruang-ruang, kandang binatang buas, perangkap, dan tempat penyimpanan senjata.
Tur Kombinasi
Tur Colosseum & Vatikan
Jelajahi Colosseum, Museum Vatikan, dan Kapel Sistina dengan pemandu ahli. Mereka akan memberi tahu Anda semua tentang sejarah arena dan mahakarya seperti "Penciptaan Adam" karya Michelangelo di langit-langit Sistina. Termasuk di dalamnya adalah akses tanpa antrean sehingga Anda dapat menghabiskan lebih banyak waktu untuk melihat arsitektur Romawi kuno dan mahakarya dunia.
